Loading...

30 Tanda-Tanda Awal Kehamilan Pasti dan Belum Pasti yang Wajib Diketahui

Menikah adalah awal bagi dua insan untuk membangun sebuah keluarga mandiri. Dengan menikah tentu saja anda sudah siap seratus persen untuk membangun rumah tangga idaman menurut anda sendiri. Salah satunya adalah membangun keluarga yang lengkap dengan kehadiran sang buah hati. Bagi pasangan baru menikah tentu saja sebagian banyak pasangan menginginkan untuk segera memiliki momongan. Biasanya jika sudah beberapa bulan usai menikah dan sudah menikmati masa-masa berdua berbulan madu, pasangan tersebut mulai memikirkan akan kehadiran sang anak.

Ada yang langsung diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk segera memiliki momongan, namun ada pula yang dirasa cukup sulit mendapat momongan. Hal itu memang dipengaruhi oleh banyak faktor yang salah satunya dalah tingkat kesuburan dari pasangan anda. Meski begitu, anda yang memang sangat mendambakan kehadiran buah hati tentu setiap hari selalu menunggu tanda-tanda kehambilan datang, sedikit saja tanda kehamilan tersebut muncul anda akan langsung merasa khawatir apakah anda memang benar-benar tengah hamil atau masih belum.
30 Tanda-Tanda Awal Kehamilan Pasti dan Belum Pasti yang Wajib Diketahui

Masalahnya adalah pasangan baru memang tak mengetahui akan tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) mengingat mereka belum berpengalaman. Semua literasi yang didapatkan dari buku atau internet tak pernah mereka alami sebelumnya. Padahal sebenarnya tanda-tanda datangnya kehamilan hampir mirip dengan tanda-tanda akan datangnya menstruasi. Ketidak tahuan akan hal ini juga tak sedikit berakibat dengan keguguran (miscarriage).

Penyebabnya tentu tak disadari oleh anda dimana sebenarnya saat itu anda tengah menuju masa kehamilan namun anda tak mengetahuinya sehingga masih melakukan aktivitas biasanya yang cukup berat atau memakan makanan yang sebenarnya tak boleh dikonsumsi saat kehamilan (baca: 25 Mitos dan Fakta Makanan yang diPantang untuk Ibu Hamil). Padahal selama ini anda tengah menunggu masa kehamilan dengan melakukan banyak persiapan, namun kali ini persiapan tersebut harus sia-sia lantaran ketidak tahuan anda. Sebaliknya, banyak pula pasangan yang stress lantaran merasakan adanya tanda-tanda kehamilan namun ketika di tes ternyata hasilnya masih negatif.

Biasanya para wanita hanya melihat tanda kehamilan dari satu sisi saja dan mengabaikan sisi lain, sebut saja terlambat "datang bulan" yang hampir semua wanita menganggapnya sebagai tanda kehamilan. Padahal terlambatnya mensturasi bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti ringkat stress, pola makan, terlalu kecapean, adanya gangguan pada hormonal dan lain sebagainya. Nah oleh sebab itu anda masih perlu memastikannya lagi apakah selain terlambatnya menstruasi apakah tanda kehamilan lainnya sudah terpenuhi atau belum.

Anda juga harus mengetahui tiga kelompok tanda kehamilan yang diantaranya adalah tanda kehamilan yang tidak pasti, tanda kemungkinan kehamilan dan yang terakhir barulah anda bisa mengetahui tanda kehamilan yang pasti. Nah berikut ini kami berikan rinciannya mengenai tanda-tanda tersebut yang tentu saja sangat membantu anda yang tengah program kehamilan.

1. Tanda-tanda Kehamilan yang Tidak Pasti

1.1. Terjadi perbahan pada Payu Dara Belum Tentu Anda Hamil

Pada umumnya jika terjadi perubahan pada payudara seperti membesar pada umumnya adalah tanda kehamilan. Hal ini disebabkan oleh meningkatkan produksi hormon esterogen dan progesteron. Juga biasanya payudara akan terasa nyeri saat dipegang lantaran menimbulkan rasa sensitif, hal lainnya adalah akan terasa lebih halus dan lembut. Akan terlihat pembuluh vena pada payudara lantaran terjadi penegangan pada lapisannya. Bukan hanya itu, biasanya juga akan terasa gatal pada puting juga akan terlihat lebih hitam dan membesar.

Hormon HPL (Human Placental Lactogen) juga akan diproduksi oleh tubuh untuk mempersiapkan ASI untuk bayi pada saat terlahir kedunia. Meski begitu, tanda-tanda ini masih belum dipastikan sebagai tanda kehamilan.

1.2. Muncul bercak darah bisa berupa flek dan diikuti rasa kram perut

Sebelum menstruasi yang akan datang biasanya akan muncul bercak darah atau 8 hingga 10 hari setelah proses ovulasi. Terjadinya bercak darah lantaran proses menempelnya embrio pada dinding rahim yang disebut implantasi (implantation bleeding). Banyak calon ibu muda yang tidak mengetahui dan menganggap kalau bercak darah ini adalah menstruasi biasa bukan merujuk pada kehamilan.

Seperti pada saat menstruasi, pada saat terjadi kehamilan dengan munculnya bercak darah juga akan diikuti oleh kram perut. Namun bedanya kram perut yang dirasakan akan lebih teratur dan terjadi hingga trimester kedua hingga letas uterus sudah pas berada ditengah yang disangga oleh panggul.

1.3. Terjadinya Mual dan muntah (Morning sicknes)

Banyak wanita yang mengalami mual dan muntah saat terjadi kehamilan, hal ini juga terjadi pada saya, dua kali kehamilan selalu terasa mual dan muntah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) yang mendadak didalam alirah darah. Nah inilah jawabannya kenapa kita melakukan tes kehamilan dengan alat test pack, lantaran peningkatan hormon HCG juga terjadi pada air kencing sehingga test pack akan mengukur kadar hormon tersebut. Meningkatnya hormon tersebut akan menimbulkan efek pedih pada perut yang berakibat rasa mual dan banyak yang sampai muntah.
Terjadinya Mual dan muntah (Morning sicknes)

Namun perlu diketahui, rasa mual hingga muntah ini tak akan terjadi seterusnya namun rata-rata hingga trismester kedua. Anda bisa mencoba mengatasinya dengan obat yang diberikan oleh bidan, namun jika rasa mual ini masih terjadi lewat dari trismester kedua sebaiknya periksakan ke dokter spesialis kandungan.

Rasa mual (Morning Sickness) memang biasanya terjadi dipagi hari, tapi tak sedikit juga yang merasakannya disiang hari, sore hari atau bahkan malam hari. Ada juga lantaran mencium bau tertentu akan memicu peningkatan hormon HCG dan terjadi mual dan muntah.

1.4. Apakah Anda Sering kencing/buang air kecil (Frequent Urination)?

Anda akan lebih sering buang air kecil saat anda terlambat "datang bulan" lebih dari satu atau dua minggu. Hal ini lantaran terjadi peningkatan sirkulasi darah juga adanya janin yang tumbuh dirahim yang menekan kandung kemih. Meningkatnya hormon kehamilan juga menyebabkan kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine. Meski begitu, jangan and atahan-tahan jika ingin "pipis" juga hindarkan dari dehidrasi dengan meminum air yang cukup.

1.5. Biasanya terasa Pusing dan sakit kepala (Headaches)

Hal ini bisa jadi karena adanya peningkatan pasokan dara ke seluruh tubuh yang bisa menyebabkan pusing. Biasanya saat ibu berubah posisi semisal dari duduk ke berdiri. Juga hal lain yang cukup mempengaruhi yakni kondisi fisik yang lelah, mual, lapar dan tekanan darah rendah. Jika anda tegang dan depresi akan meningkatkan rasa emosi.

1.6. Juga akan Merasa Sering lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)

Pada ibu hamil maka akan ada peningkatan kerja beberapa organ seperti ginjal, jantung, dan paru-paru sehingga akan merasa sering lelah. Bukan hanya itu, perubahan hormonal juga turut mempengaruhi. Sementara peningkatan kerja organ-organ vital tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan Bunda saja melainkan juga berperan dalam membantu pertumbuhan janin yang dikandungnya. Selain itu, semakin besar usia kandungan maka akan semakin besar beban yang dipikul Bunda sehingga badan akan lebih cepat lelah. Alhasil kalau sudah lelah akan sering merasa ngantuk.

1.7. Sembelit atau Susah Buang Air Besar

Diakibatkan oleh peningkatan hormon progesterone yang juga berdampak pada pengenduran otot-otot rahim dan otot dinding usus. Maka tak heran kalau bunda akan sulit buang air besar. Meski begitu, kondisi ini tak perlu dikhawatirkan, nutrisi yang diserap oleh bunda juga akan lebih baik pada saat ini.

1.8. Bunda Sering meludah (hipersalivasi)

Pada trimester pertama kehamilan akan ada perubahan hormon estrogen sehingga bunda akan terasa seperti mual dan sering meludah. Namun biasanya juga akan menghilang dengan sendirinya pada masa kehamilan memasuki trimester kedua.

1.9. Temperatur Suhu Basal Tubuh Meningkat

Suhu basal tubuh akan meningkat jika bunda dalam kondisi kehamilan. Kondisi ini akan bertahan dan tak akan turun selama Bunda hamil.

1.10. Amenorea

Amenorea terjadi saat bunda berhenti menstruasi. Hal ini merupakan tanda-tanda kehamilan yang belum pasti lantaran tak sedikit pula wanita yang memiliki siklus menstruasi yang tak teratur sehingga cukup sulit mengetahui apakah tengah proses kehamilan atau tidak.

Sementara jika hal ini terjadi pada anda yang memiliki siklus menstruasi yang teratur, maka ketahui kapan terakhir kali anda "datang bulan", hal ini penting untuk mengetahui kondisi kehamilan. Amenorea dibagi dua yakni primer dan sekunder.
  • Amonerea Primer: Keadaan tidak haid dimana kondisi ini terjadi pada wanita berusia 16 tahun
  • Amenorea sekunder: Sebuah keadaan tidak haid yang terjadi selama 3 siklus atau 6 siklus setelah sebelumnya mengalami siklus haid seperti biasa.
1.11. Striae dan Hiperpigmentasi Kulit

Gejalan umum terjadinya kehamilan adalan terjadinya Striae dan Hiperpigmentasi Kulit yang biasa terdapat pada bagian hidung pipi dan bahkan pada bagian dahi. Meski begitu, gejala ini baru sebatas dugaan sehingga belum bisa dipastikan apakah bunda tengah hamil atau tidak. Meski kondisi ini tak berbahaya, namun tentu akan sedikit mengganggu penampilan anda lantaran pada kulit akan sedikit menghitam.

1.12. Obstipasi

Adalah kondisi menyiksa dari Bunda karena terhalangnya pergerakan feses didalam usus atau adanya obstruksi usus. Obstipasi sendiri merupakan bentuk parah dari Konstipasi yang dimana penderita akan sulit mengeluarkan feses. Gelaja dari Obstipasi biasanya penderita pada perutnya akan merasa kembung serasa penuh gas karena jumlah feses didalam perut cukup banyak. Gejala ini juga ditandai dengan susahnya buang air besar selama 3 hingga 5 hari lantaran fesesnya terlalu keras. Namun hal ini adalah hal yang umum terjadi pada siapa saja sehingga belum bisa dipastikan merupakan gejala kehamilan lantaran penyebabnya cukup banyak. Untuk tanda kehamilan dengan gejala Obstipasi sendiri dipengaruhi oleh hormon steroid.

1.13. Terjadi Varises

Varises adalah kondisi dimana pembuluh darah vena mengalami pembengkakan dengan terlihat membiru atau keunguan yang timbul dipermukaan kulit. Umumnya tanda ini akan terjadi pada umur trimester akhir kehamilan. Tapi banyak juga ditemui pada awal-awal kehamilan. Jika bunda mengalami varises maka tidak disarankan untuk melakukan aktivitas berat karena selain bisa mengganggu kesehatan kehamilannya juga bisa memperparah kondisi varisesnya. Meski begitu, tanda varises ini belum tentu menunjukkan bahwa anda tengah proses kehamilan.

1.14. Mengalami Pingsan

Pasti anda pernah menyaksikan adegan dalam film seseorang pingsan antaran tengah hamil. Hal ini sebenarnya mungkin terjadi lanataran kadar gula dalam tubuh tengah rendah. Anda disarankan untuk cukup makanan dan minuman agar terhindar juga dari dehidrasi. Seperti gelaja-gejala diatas, gejala pingsan juga belum bisa diartikan tanda kehamilan lantaran banyak hal yang bisa menyebabkan anda pingsan.

1.15. Pembesaran Mamae

Tanda kehamilan adalah dipengaruhi oleh peningkatan hormon esterogen dan progesteron dan bisa merangsang duktuli dan alveoli di bagian mamae, hal ini akan menyebabkan Kelenjar Montgomery terlihat lebih jelas. Meski begitu tanda ini belum bisa diartikan sebagai tanda kehamilan.

1.16. Mengidam

Hal yang wajar jika seorang bunda tengah hamil biasanya mengidam. Mengidam sendiri adalah kondisi dimana bunda pengen sesuatu yang terkadang terkesan tak wajar. Namun mitos di masyarakat kita jika ada calon ibu yang tengah mengidam dan menginginkan sesuatu maka harus dipenuhi, jika tidak katanya bisa berpengaruh pada calon bayinya. Meski begitu, kondisi mengidam juga belum bisa dikategorikan tanda kehamilan karena siapapun bisa saja ngidam.

2. Tanda-Tanda Kemungkinan Kehamilan

Banyak tanda-tanda kehamilan yang mungkin saja terjadi pada anda. Hal ini juga belum bisa dipastikan apakah anda tengah hamil atau tidak Meski begitu, tanda-tanda ini sudah hampir memastikan apakah anda tengah hamil atau tidak. Hal inilah kami kategorikan dalam tanda-tanda kemungkinan kehamilan. Berikut lebih jelasnya.

2.1. Tanda Hegar

Tanda yang pertama adalah dengan mengenal tanda hegar. Untuk dapat mengetahui tanda ini dapat dilakukan dengan meletakan dua jari pada bagian forniks posterior dan tangan lain yang berada pada bagian dinding perut diatas simpisis pubis. Lewat pemeriksaan ini akan terasa pada korpus uteri yang seakan terpisah dengan bagian serviks. Sementara itu, pada kehamilan minggu ke 6 hingga minggu ke 8, pemeriksaan bimanua dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan hegar ini dengan perlahan.

2.2. Tanda Piskacek

Tanda kemungkinan kehamilan adalah terjadinya pembesaran uterus atau biasa disebut Piskacek. Biasanya akan terlihat membengkak dan menonjol pada kejurusan uterus. Bagi bunda yang tengah hamil pembengkakan uterus ini akan lebih cepat.

2.3. Tanda Chadwick

Selaput lendir vulba pada organ kewanitaan akan terjadi perubahan warna seperti keunguan, tanda perubahan warna ini disebut dengan Chadwick. Meski begitu belum bisa dipastikan 100 persen apakah terjadi kehamilan atau tidak.

2.4. Tanda Braxton Hicks

Tanda Braxton Hicks atau ballottement adalah kondisi dimana adanya peningkatan volume air ketuban pada rahim. Hal ini bisa dirasakan dengan cara menggoyangkan bagian uterus yang ditekan sehingga janin akan terlihat janin yang melentig pada uterus.

2.5. Tanda Goodells

Tanda ini membuat serviks akan terasa lebih lunak, tanda ini hanya bisa dirasakan jika dilakukan pemeriksaan.

2.6. Suhu Basal

Pemeriksaan suhu basal ini dilakukan untuk mengetahui gejala kehamilan. Sesudah ovulasi suhu basal mencapai 37,2 derajat sampai dengan 37,8 derajat dan ini bisa jadi anda tengah hamil.

2.7. Hasil Positif Test Kehamilan

Cara yang paling sering dilakukan oleh bunda adalah melakukan tes kehamilan. Anda bisa melakukannya dengan menggunakan alat Test Pack yang bisa dibeli di minimarket terdekat. Sebaiknya anda melakukan test ini pada pagi hari dan tujuh hari setelah melakukan hubungan dengan suami.

Jika dalam tes pack menunjukkan hasil negatif namun anda masih telat datang bulan bisa jadi hal ini dipengaruhi oleh rasa capek dan lelah serta stress yang diderita. Jika anda ternyata positif maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lebih mendalam ke dokter spesialis atau ke bidan terdekat.

3. Tanda-Tanda Pasti Kehamilan

Nah kali ini kita akan memberikan daftar tanda kehamilan pasti sehingga anda tinggal fokus terhadap perkembangan janin anda dengan melakukan aktivitas yang sehat seperti menjaga pola makan dan istirahat. Berikut lebih detailnya.
30 Tanda-Tanda Awal Kehamilan Pasti dan Belum Pasti yang Wajib Diketahui

3.1. Adanya Gerakan Janin

Jika anda tengah hamil dan usia kandungan sudah cukup maka akan terasa gerakan-gerakan janin. Namun jika usia kandungan anda masih muda anda bisa melakukan pemeriksaan melalui USG dan akan terlihat janin didalam rahim anda. Janin ini juga akan diketahui oleh dokter atau bidan dengan hanya merabanya.

3.2. Adanya detak Jantung

Pemeriksaan detak jantung bisa diketahui dengan alat stetoskop leanec, alat dopler dan juga alat kardiotokografi. Dokter juga bisa mendiagnosa kesehatan janin anda melalui detak jantung. Nah berikut ini adalah beberpa tanda kehamilan berdasarkan kondisi kesehatan:

Nah demikian beberapa poin tentang Tanda-Tanda Awal Kehamilan Pasti dan Belum Pasti. Pasangan baru yang belum pernah berpengalaman dalam hal kehamilan memang sebaiknya mencari referensi mengenai hal ini, apalagi anda saat ini tengah melakukan program kehamilan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda dan anda yang tengah mendambakan seorang anak bisa segera dikabulan oleh Tuhan, amin.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel