Loading...

25 Mitos dan Fakta Makanan yang diPantang untuk Ibu Hamil

25 Mitos dan Fakta Makanan yang diPantang untuk Ibu Hamil. Saat kehamilan yang ditunggu-tunggu sudah tiba, tentu sebagai seorang ibu hamil merasakan pahit manis yang namanya kehamilan, mulai dari sering pusing, mual, dan perut terasa nyeri. Namun semua itu akan terbayarkan dengan kehadiran si buah hati setelah kehamilan 9 bulan lamanya.

Sebagai seorang ibu muda, tentu tidak ingin ketika anaknya lahir nanti dengan kondisi yang tidak diinginkan. Kesempurnaan fisik dan mental menjadi hal yang sangat dikhawatirkan saat sedang mengandung. Oleh karena itu ibu mestilah rutin pergi ke bidan atau dokter spesialis kandungan untuk mengecek kondisi janin di dalam perut.

Selain vitamin dan mineral yang selalu diberikan oleh dokter kandungan, ibu juga harus memperhatikan asupan gizi saat hamil, karena apa yang dimakan oleh ibu pasti akan terserap nutrisinya oleh sang bayi.
25 Mitos dan Fakta Makanan yang diPantang untuk Ibu Hamil
Pantangan makanan ibu hamil bukanlah sekedar mitos belaka, ada pula fakta makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu saat sedang mengandung, mulai dari buah sampai daging. Adapun mitos yang beredar di masyarakat bahwa ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi makanan A sampai Z, padahal makanan tersebut sangat baik bagi ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Berikut beberapa mitos dan fakta mengenai makanan yang dipantang untuk ibu hamil.

MITOS

Orang tua zaman dulu memang sering membuat pantangan makanan bagi ibu hamil. Ibu hamil tidak boleh makan ini tidak boleh makan itu. Tentu sebagai ibu muda yang baru merasakan kehamilan takut akan pantangan tersebut, padahal menurut penelitian makanan tersebut sangatlah baik bagi pertumbuhan si bayi. Berikut beberapa contohnya.

1. Ikan Lele

Di beberapa daerah ada yang mengatakan ikan lele tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil, baik itu saat hamil muda ataupun saat hamil tua. Alasannya takut jika nanti anak yang dilahirkan seperti lele yang hiperaktif dan susah untuk ditenangkan. Namun hal tersebut tidaklah benar. Menurut dunia medis, ikan lele sangatlah baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Kenapa? Karena :
  • Lele mengandung kolestrol yang rendah dan baik yang tidak akan membuat kolestrol di dalam tubuh menjadi naik. Kolestrol baik inilah yang sangat baik untuk memperbaiki sistem saraf baik itu untuk ibu hamil maupun untuk si bayi.
  • Semua jenis ikan sangatlah baik dikonsumsi oleh ibu hamil, termasuk ikan lele. Ikan lele mengandung omega yang baik untuk pertumbuhan otak si kecil.
  • Lele mengandung sumber lemak yang cukup untuk kebutuhan tubuh. Lemak tersebut akan menjadi energi bagi ibu hamil saat beraktivitas dan tidak akan membuatnya lesu.
  • Lele sangat kaya akan nutrisinya, yaitu protein dan mineral, sehingga janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
  • Lele juga mengandung fosfor yang sangat tinggi, sehingga sangat baik bagi pertumbuhan tulang pada bayi yangsedang dikandung.
2. Air Es

Banyak yang mengatakan bahwa meminum air es dapat membuat bayi yang dikandung menjadi sangat besar saat dilahirkan. Padahal hal itu hanyalah mitos belaka. Air es tidaklah mengandung zat lain selain H2O. Hal ini berarti air es sama saja dengan air biasa. Nmaun yang tidak boleh dikonsumsi adalah es krim, karena mengandung banyak gula yang tidak baik bgi kesehatan. Selain mempercepat pertambahan berat janin, gula juga dapat membuat ibu hamil terekena diabetes.

3. Kepiting

Orang Jawa percaya bahwa mengkonsumsi kepiting saat hamil bisa membuat anak yang dilahirkan nanti suka menggigit. Namun mengkonsumsi kepiting sangatlah baik bagi ibu yang sedang hamil. Karena menurut ilmu kesehatan makanan yang berasal dari laut atau seafood mengandung protein yang baik bagi pembentukan janin. Namun yang perlu diperhatikan adalah jumlah porsi yang dimakan dan sangat tidak dianjurkan bagi ibu yang memiliki alergi terhadap seafood atau makanan yang menagndung protein tinggi.

4. Olahan Krecek

Mitos lainnya yang beredar di masyarakat adalah ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi olahan sayur krecek karena ditakutkan anak yang baru dilahirkan besar berubah menyusut seperti krecek. Padahal itu tidaklah benar.

Mengkonsumsi makanan yang dikrecek atau diolah boleh-boleh saja dimakan apalagi yang diolah adalah sayur. Sayuran memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik sebagai nutrisi bagi si bayi. Namun yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan mengkonsumsinya tidak berlebihan.

5. Belut

Mengkonsumsi belut saat hamil dipercaya akan membuat anaknya licin dan sulit untuk diatur. Padahal belut merupakan sumber protein tinggi yang sangat baik bagi pertumbuhan janin. Dibeberapa daerah bahkan ada yang mewajibkan mengkonsumsi belut saat trisemester ketiga kehamilan, tepatnya saat akan memasuki hari kelahiran. Belut dipercaya dapat membuat persalinan mudah.

FAKTA

Selain mitos, yang beredar di masyarakatpun ada yang berupa fakta. Hal ini telah diteliti oleh dunia medis bahwa makanan-makanan tersebut memang tidak boleh dan tidak baik jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Berikut diantaranya.

1. Buah yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil

a. Nanas

Saat mengidam, sebagian besar ibu hamil menginginkan makanan yang memiliki rasa asam manis, seperti mangga muda dan nanas. Namun mengkonsumsi nanas sangat tidak disarankan dan bahkan dilarang untuk ibu hamil konsumsi apalagi nanas muda.

Buah nanas mengandung zat yang bernama bromelain. Zat ini dapat membuat leher rahim tempat janin tumbuh menjadi lunak, sehingga tidak bisa menampung janin yang semakin lama semakin tumbuh membesar. Akibatnya ibu dapat mengalami keguguran atau bayi lahir prematur. Selain itu nanas juga mengandung alkohol yang dapat membuat perut ibu terasa panas.

b. Pepaya Muda

Buah pepaya mengandung serat tinggi yang baik bagi sistem pencernaan, apalagi jika itu dikonsumsi oleh ibu hamil. Biasanya ibu hamil sering mengalami kesulitan buang air akibat membesarnya janin di dalam perut yang menekan usus. Namun mengkonsumsi pepaya yang masih muda sangat dipantang bahkan dalam dunia medis pepaya muda bisa membahayakan kehamilan.
  • Pepaya muda mengandung getah yang cukup banyak. Getah inilah yang bisa membahayakan janin dan membuat tidak nyaman pada ibu.
  • Getah pada pepaya muda dapat membuat ibu hamil mengalami kontraksi dini, sehingga bayi bisa lahir prematur atau tidak sesuai dengan HPL (Hari Perkiraan Lahir).
  • Getah pada pepaya muda dapat membuat plasenta menjadi lengket, sehingga akan sulit keluar saat persalinan nanti. Tentu saja hal ini dapat membahayakan keselamatan ibu.
  • Getah pepaya muda jika termakan dapat membuat gatal pada ibu hamil.
c. Cempedak

Buah ini memiliki bentuk seperti nangka namun rasa buahnya mirip dengan durian. Buah cempedak sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil karena mengandung zat seperti buah yang mengandung gas yang bisa membuat plasenta lunak dan hancur.
buah yang dipantang untuk ibu hamil

d. Buah yang mengandung gas

Durian dan nangka sangat tidak dianjurkan dikonsumsi bagi ibu hamil. Kedua buah ini mengandung gas dan alkohol yang bisa mengakibatkan perut ibu panas dan mengalami keguguran.

e. Buah Kepel

Buah kepel memang hanya tumbuh di daerah tertentu saja. Buah ini memiliki bentuk seperti sawo namun dalam buahnya seperti buah kiwi. Buah ini tidak baik dikonsumsi ibu hamil karena bisa mengakibatkan keputihan. Keputihan saat hamil perlu diwaspadai walaupun itu hal wajar karena sistem hormon yang berubah-ubah. Namun keputihan yang banyak bisa membahayakan kehamilan ibu.

f. Anggur

Buah anggur memiliki kandungan gula yang cukup banyak dan bisa difermentasi menjadi alkohol yang sangat tidak baik bagi ibu hamil. Mengkonsumsi buah anggur sebaiknya menjadi sebuah pantangan bagi ibu hamil untuk menghindari bahaya pada janin.

2. Makanan Lain yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil

1. Tape

Baik itu tape singkong maupun tape ketak sama-sama mengandung alkohol yang telah difermentasikan dengan jamur jenis sacaromices. Kandungan alkohol yang walaupun sedikit tetap tidak baik bagi ibu hamil.

2. Sushi

Sushi merupakan makanan mentah yang hampir semua orang suka. Makanan asli Jepang ini sebaiknya ibu hamil hindari karena semua bahannya tidak diolah atau dimasak terlebih dahulu. Bisa saja makanan mentah tersebut mengandung bakteri yang tidak terlihat yang dapat membahayakan kandungan ibu, seperti bakteri Salmonella yang bisa menyebabkan diare, bakteri Toksoplasmosis yang bisa menyebabkan kecacatan pada kepala bayi atau bayi anda bisa terkena penyakit tokso.

3. Kerang Hijau

Kerang hijau biasa hidup di sisi laut yang terkena limbah. Limbah dari segala macam limbah mengandung zat berbahaya yang tidak boleh masuk ke dalam tubuh, seperti mercury, timbal atau besi. Sebagai ibu hamil sebaiknya hndari mengkonsumsi kerang hijau ini, karena secara otomatis kerang hijau mengkonsumsi zat berbahaya tersebut.

4. Keju

Beberapa jenis keju boleh ibu hamil konsumsi, namun ada keju yang tidak boleh ibu hamil konsumsi karena mengandung bakteri yang berbahaya bagi janin. Keju tersebut adalah keju hasil dipasteurisasi yang biasa ditemukan pada keju lunak hasil impor dari luar negeri.

Dipasteurisasi merupakan proses dimana susu yang akan dipermentasi menjadi keju tidak dipanaskan sampai 60 derajat C, sehingga bakteri yang tahan terhadap panas kecil bisa tetap hidup di dalamnya.

Adapun keju hasil dipasteurisasi yang tidak boleh ibu hamil konsumsi adalah ; Keju Brie, Keju Camembert, Keju Feta. Keju Cheese, dan Roquett.
makanan yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil

5. Makanan yang mengandung kafein

Kafein tidak baik bagi ibu hamil karena dapat mengakibatkan kelainan pada janin. Kandungan kafein biasanya terdapat pada kopi dan teh pahit. Kafein ini dapat membuat detak jantung bayi menjadi meningkat, akibatnya bayi dapat mengalami gangguan fungsi jantung.

6. Makanan yang mengandung pengawet, pewarna buatan dan pemanis buatan

Makanan jenis ini biasa kita temukan pada makanan yang dikemas seperti snack atau makanan kaleng. Sebagai ibu yang sayang terhadap kandungannya makananan-makanan tersebut sebaiknya ibu hindari. Banyak sekali resiko yang akan berdampak jika ibu konsumsi makanan tersebut, seperti
  • Makanan dengan pemanis buatan dapat mengakibatkan sistem saraf terganggu terutama pada bayi yang sedang dikandung. Jantung dan paru-parui bayi tidak berkembang secara sempurna dan makanan yang mengandung pemanis buatan dapat mengakibatkan infeksi dan kanker saluran kemih pada bayi.
  • Makanan dengan pengawet tinggi seperti mie instan, sarden dan kornet sebaiknya ibu hindari, karena makanan tersebut bisa berdampak pada kerusakan otak si kecil.
  • Makanan dengan pewarna buatan. Telah kita ketahui bahwa pewarna buatan atau tekstil seperti Rhodamin bisa berdampak pada kanker. Bisa saja kanker ini terserang pada ibu yang sedang hamil atau pada buah hati anda.
7. Makanan mentah dan makanan setengah matang

Sebaiknya ibu hindari makanan mentah walaupun itu adalah lalapan. Meskipun sayuran yang telah anda cuci terlihat sudah bersih anda tidak tahu kuman dan bakteri apa yang masih menempel. Jika ibu suka lalapan, sebaiknya pilihlah sayuran yang ditanam sendiri atau ibu beli di toko sayuran dengan tempat yang bersih agar ibu bisa terbebas dari bakteri dan kuman berbahaya.

Hindari juga makanan yang masih setengah matang, karena biasanya makanan setengah matang mengandung bakteri salmonella. Jika sampai tertelan bisa berdampak buruk bagi si janin.

8. Makanan dengan gula tinggi

Sebagian ibu hamil ada yang mengidam ingin terus mengkonsumsi makanan manis. Makanan-makanan yang mengandung gula tinggi sebaiknya ibu hindari karena akan berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan anak. Pada ibu hamil, mengkonsumsi gula yang berlebih dapat mengakibatkan diabet dan rentan terhadap obesitas dan komplikasi. Sedangkan pada bayi, saat kelahiran nanti bayi bisa berukuran lebih besar (obesitas) sehingga membuat ibu kesulitan untuk melahirkan.

9. Makanan dengan rasa sangat pahit

Makanan dengan rasa pahit sebaiknya ibu hindari, seperti daun pepaya, pare, dan lain-lain. Makanan pahit mengandung kina yang bisa membuat rahim menyusut sehingga ibu bisa mengalami keguguran. Selain itu rasa pahit bersifat dingin yang dapat menyebabkan janin meninggal di dalam kandungan.

10. Makanan yang mengandung micin dan makanan asin

Micin atau MSG tidak baik dikonsumsi secara berlebih apalagi dikonsumsi oleh ibu hamil. MSG yang dimasukkan ke dalam makanan secara berlebih dapat mengakibatkan kecerdasan otak terganggu. Hal ini bisa mengakibatkan gangguan fungsi otak pada bayi. Selain itu, mengkonsumsi makanan yang terlalu asin dapat beresiko pada kenaikan tekanan darah. Ibu yang memiliki riwayat darah tinggi sangat beresiko saat persalinan nanti.

Sebagai ibu yang cerdas selalu perhatikan makanan yang dikonsumsi agar bayi yang dikandung bisa berkembang dengan baik. Semua makanan yang ibu konsumsi akan termakan juga oleh bayi yang sedang anda kandung. Oleh karena itu konsumsi makanan yang bergizi seimbang dan hindari makanan yang memang dipantang menurut ahli medis. Sebelum anda terpengaruh oleh mitos yang beredar carilah fakta terlebih dahulu.

Semoga bermanfaat para ibu hamil. Sharing juga ke ibu hamil yang lain. Salam.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel