Loading...

Makna Mahar Seperangkat Alat Sholat, Murah Tapi Tanggung Jawab Berat!

NikahBlog.Net. Bagi yang muslim mungkin sering menemukan pada saat pelaksanaan pernikahan, pengantin pria memberikan mahar berupa sepertangkat alat sholat. Seperangkat alat Sholat ini mencakup beberapa item seperti Al-qur'an, sajadah dan Mukena serta Tasbih. Tahukah kamu, seperangkat alat Sholat ini harganya mungkin tak lebih dari Rp.200 ribu atau mungkin paling mahal sekitar Rp.250.000. Namun ternyata dibalik harganya yang ringan justru terkandung makna yangs angat dalam serta tanggung jawab yang sangat berat bagi suami. Tapi bagaimanapun mahar ini bisa menjadi ladang pahala yang sangat besar sehingga hubungan berkeluarga akan berjalan lebih sakinah, mawahdah dan warrahmah. (Baca: Makna Keluarga Sakinah, Mawahdah dan Warrahmah).

Nah, kali ini kami akan sedikit menguraikan makna dari mahar seperangkat alat sholat, semoga bisa menginspirasi sekan-rekan sekalian.
mahar seperangkat alat sholat terbaru

1. Artinya, Suami sudah Siap Lahir Bathin Membimbing Istri dalam Hal Agama.

Seperti dikatakan diatas, seperangkat alat sholat tidaklah mahal, paling mahal mungkin sekitar Rp.250.000. Namun dibalik itu seperangkat alat sholat yang diberikan suami tentu saja memiliki makna yang sangat dalam. Artinya suami sudah sangat siap membimbing istrinnya dijalan agama yang benar, mengajari ilmu agama agar keluarganya selalu dijalan yang lurus yang diridhai Allah SWT dengan tujuan akhir berkumpul sekeluarga di Syurganya Allah.

Nah, bagi kamu yang merasa berat dengan tanggung jawab ini, memang sebaiknya gunakan mahar yang lain saja. Tapi alangkah sangat baiknya jika menggunakan Mahar seperangkat alat sholat mengingat dalam perjalanan berkeluarga kelak ada motivasi baik untuk selalu berbuat baik didalam berkeluarga sesuai dengan tuntunan ajaran agama.

2. Alqur'an, menunjukkan kesiapan suami mengajarkan bacaan dan kandungan Al-qur'an ke Istri Hingga benar-benar bisa

Al-Qur'an memang kerap dijadikan mahar pernikahan untuk seperangkat alat sholat. Padahal tahukah maknanya?? Dengan menyertakan Al-Qur'an berarti calon suami telah sangat siap mengajarjan istrinya tentang bacaan'bacaan Al-Qur'an, bukan hanya itu saja juga menuntun istrinya mempelajari makna atau pemahaman tentang Al-qur'an dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, poin ini bisa dikatakan sangat berat. Jika anda tidak memiliki pemahaman betuh mengenai Al-qur'an maka sebaiknya tidak menyertakan ini. Lebih baik sebelum menikah anda pesantren dulu dan mempelajari bacaan dan makna atau kandungan dalam Al-qur'an tersebut, InsyaAllah jika hal ini bisa kamu jalankan dengan penuh tanggung jawab, maka keluarga bahagiapun bisa kamu dapatkan.

Beratnya poin ini membuat banyak pasangan baru yang hendak menikah tidak menyertakan Al-qur'an melainkan cukup sajadah dan mukena saja sebagai maharnya.

3. Mukena, Tentu Saja mengingatkan dan Membimbing Istri dalam Hal Sholat

Sholat adalah kewajiban bagi umat Islam dan menjadi pondasi utama agama. Sholat tidak boleh dilewatkan meski hanya sekali meskipun kita tengah berada dalam keadaan sangat sibuk. Dengan menyertakan Mukenan dalam seperangkat alat Sholat maka menunjukkan kesiapan bagi suami untuk selalu mengingatkan istrinya akan Sholat, bukan hanya mengingatkan tapi juga membimbing istrinya dalam hal Sholat.

Maka tanggung jawab inis angatlah berat bagi calon suami yang memang merasa sholatnya belum benar, sering bolong-bolong dan masih lalai.

4. Tasbih, Suami Harus Mengingatkan Istri untuk Selalu Ingat Allah SWT

Tanggung jawab suami lainnya dari makna mahar seperangkat alat sholat berupa tasbih adalah membimbing dan mengingatkan sang istri untuk selalu mengingat Allah SWT dengan cara berdzikir. Mungkin hal ini ringan menurut kamu, namun aslinya hal ini cukup berat bagi kamu yang kesehariannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali mengingat Allah. Maka mulai hari ini, selain mengingatkan istri akan mengingat Allah SWT, tapi suami juga harus memberikan contoh yang baik dengan sellai berdzikir dimanapun berada.

5. Sajadah, Suami harus mengingatkan Istrinya selalu Bersujud Kepada Allah SWT

Sajadah bisa diarikan sebagai alat untuk beribadah, maka suami wajib hukumnya memberikan tempat yang layak bagi istrinya untuk beribadah dan bersujud kepada Allah SWT. Bukan hanya nafkah lahir dan bathin yang harus dipenuhi oleh suami tapi juga suami waib memberikan kenyamanan bagi istrinya dalam hal beribadah.

Nah, anda pasti mengerti bukan bahwa mahar seperangkat alat sholat bukanlah mahar sembarangan melainkan mengandung tanggung jawab yang sangat besar. Artinya suami telah siap sepenuh hati dalam membimbing istrinya dalam urusan agama dan sebagai bekal untuk kehidupan di akherat kelak. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel