Loading...

Syarat Nikah dan Ucapan Ijab Qabul dalam Akad Pernikahan Islam

Nikahblog.Net. Menikah bukanlah suatu hal yang mudah tapi bukan sesuatu yang sulit pula untuk dilakukan. Saat anda akan melangsungkan pernikahan haruslah memperhatikan beberapa hal mengenai syarat nikah apalagi bagi anda yang beragama Islam. Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan baik itu oleh calon pengantin pria maupun calon pengantin wanita. Berikut syarat sah nikah pria dan wanita dalam Islam.

Islam merupakan agama dengan aturan yang telah ditetapkan dari Allah agar kehidupan manusia berakhlakul karimah dan selalu berada di jalan yang lurus. Saat akan melangsungkan pernikahan tidak sembarangan melakukannya. Ada aturan yang harus dijalani mengenai syarat dan rukun nikah. Berikut diantaranya :
syarat, rukun nikah dan ijab qobul pernikahan

Syarat Sah Nikah Bagi Pria

  1. Memeluk Agama Islam
  2. Laki-laki tertentu
  3. Bukan lelaki mahram dengan calon istri atau bukan laki-laki yang masih saudara kandung dengan calon istri
  4. Calon pengantin pria mengetahui siapa yang akan menjadi wali nikah nanti di pernikahan
  5. Tidak dalam keadaan umrah atau berhaji
  6. Menikah dengan penuh keikhlasan dan keinginan sendiri tanpa ada paksaan
  7. Tidak memiliki 4 orang istri pada waktu menikah
  8. Mengetahui perempuan yang akan dinikahiya

Syarat Sah Nikah Bagi Wanita

  1. Memeluk Agama Islam
  2. Wanita tertentu
  3. Bukan mahram dari pengantin pria
  4. Calon pengantin wanita bukanlah seorang yang menyukai sesama jenis (kunsta)
  5. Tidak dalam keadaan umrah dan haji
  6. Calon pengantin wanita tidak boleh dalam keadaan iddah
  7. Tidak berposisi sebagai istri orang (masih memiliki suami)
Sesuai dengan rukun nikah yang 5 yaitu :
  1. Adanya pengantin laki-laki
  2. Adanya pengantin perempuan
  3. Wali
  4. Dua orang saksi laki-laki
  5. Ijab dan qobul
Syarat selain calon mempelai pria dan wanita ada juga syarat yang harus dipenuhi oleh wali, saksi, dan ijab qobul agar pernikahan berjalan sesuai dengan syariat Islam. Berikut syarat-syaratnya.

Syarat Wali Nikah

  1. Wali haruslah beragama Islam
  2. Sudah baligh
  3. Wali nikah harus laki-laki bukan perempuan, yaitu ayah atau wali lain seperti paman
  4. Merdeka
  5. Tidak gila
  6. Tidak dalam keadaan umrah dan berhaji
  7. Menjadi wali nikah dengan tanpa ada paksaan atau kerelaa sendiri

Syarat Saksi Nikah

  1. Saksi nikah haruslah laki-laki
  2. Sedikitnya ada dua orang saksi
  3. Beragam Islam (bukan orang kafir)
  4. Memiliki akal yang sehat atau tidak gila
  5. Sudag baligh
  6. Berperilaku adil
  7. Merdeka
  8. Saksi harus bisa melihat, mendengar, dan berbicara
  9. Sudah memahami kandungan yang ada pada ijab qobul pernikahan
Saat anda akan melakukan ijab dan qobul ternyata harus memperhatikan syarat yang mesti dijelaskan lebih mendalam, karena ijab qobul inilah yang menentukan sah tidaknya menikah.

Ijab adalah ucapan dari seorang wali nikah yakni ayah atau seorang yang diwakilkan(karena ayahnya sudah meninggal) untuk menikahkan anak perempuannya kepada calon pengantin pria dan atau penyerahan dari wali (pihak pertama). Sedangkan qabul adalah jawaban dari calon suami atas ijab yang  diucapkan oleh wali nikah dan atau penerimaan dari calon suami (pihak kedua).

Ucapan ijab dan qobul tidak boleh diucapkan dengan kata-kata yang sembarangan, haruslah ada kata nikah dan kawin baik itu diucapkan oleh wali nikah maupun pihak kedua yaitu calon suami. Disebutkan pula di dalam Al-quran bahwa mengucapkan ijab dan qobul harus ada kata nikah dan kawin.

Contoh ucapan ijab wali nikah : "Aku nikahkan dan kawinkan engkau dengan (nama binti ayah) dengan mas kawin (bayaran perkawinannya) sebanyak 10 gram emas tunai"

Setelah ijab diucapkan barulah calon suami mengucapkan qobulnya. Contoh ucapan qobul calon suami : "Aku terima nikah dan kawinnya (nam binti ayah) dengan mas kawin (bayaran perkawinannya) sebanyak 10 gram emas tunai"

Selain kata-kata tersebut beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan saat ijab qobul adalah saat pernyataan ijab dan qobul harus diucapkan dengan jelas dan lantang atau hatus bisa didengar oleh saksi dan juga tidak boleh mengucapkan kata-kata berupa sindiran dan batasan waktu menikah seperti nikah mut'ah. Untuk lebih jelaskan berikut point syarat ijab dan qobul pernikahan dalam Islam.

Syarat Ijab Nikah

  1. Pernikahan yang dilakukan harus pernikahan yang tepat. Tepat di sini berarti tepat pada tanggal yang sudah ditentukan dan calon mempelai yang sudah dipersiapkan untuk menikah.
  2. Tidak boleh merubah dan menggunakan kata-kata yang dikarang sendiri. Misalnya "saya nikahkan kamu dengan putriku Nazwa" dan calon suami menjawab "Saya bersedia menikahi Nazwa" Kata-kata ini tidak sah dalam pernikahan.
  3. Ijab harus diucapkan oleh wali nikah yaitu ayah dari calon pengantin wanita atau yang diwakilkan jika ayahnya sudah meninggal.
  4. Ijab tidak boleh dikaitkan dalam batas waktu tertentu atau nikah mut'ah (kawin kontrak). Sudah jelas bahwa nikah mut'ah atau kawin kontrak haram hukumnya.
  5. Ijab tidak boleh memiliki persyaratan ketika ijab dilafazkan. Misalnya "saya nikahkan kamu dengan putriku jika kamu menjadi seorang direktur hari ini". Dan qobul pun tidak boleh mengucapkan hal yang demikian misalnya "saya bersedia menikahinya asalkan mengangkatku menjadi seorang pengusaha".

Syarat Qobul Nikah

  1. Perkataan qobul harus sesuai dengan ucapan ijab. Seperti 'saya nikahkan dan kawinkan ... dengan ... binti ... dengan mas kawin ... tunai'. Qabul harus menjawab 'saya terima nikah dan kawinnya ... binti ... dengan mas kawin ... tunai'.
  2. Kata yang diucapkan tidak boleh mengandung kata-kata sindiran.
  3. Diucapkan oleh calon pengantin pria. Jika calon suami tidak bisa berbicara boleh diwakilkan.
  4. Tidak boleh dikaitkan pada waktu tertentu (nikah mut'ah)
  5. Tidak memiliki persyaratan pada saat qobul diucapkan, seperti contoh pada ijab nikah.
  6. Harus menyebutkan nama calon istrinya dengan binti siapa saat qobul diucapkan.
Syarat nikah di atas haruslah dilakukan dan dipenuhi agar pernikahan yang dilakukan sah dan sesuai dengan aturan Islam. Dan bagi anda yang akan menikah dalam waktu dekat ini, cobalah untuk mencari tahu terlebih dahulu bagaimana pernikahan yang baik itu dilakukan. Anda bisa menanyakannya kepada ustad dan para ulama agar pernikahan anda selamat.

Semoga bermanfaat syarat nikah dan ucapan ijab qobul yang benar dalam pernikahan islam yang sudah disampaikan tadi. Semoga anda tidak merasa cukup dengan ilmu yang kami bagikan sehingga anda bisa mencari tahu kepada guru yang tahu mengenai keislaman dan pernikahan yang sah dalam Islam.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel