Loading...

Cepatlah beri Kepastian, Menikah Tidak Harus Menunggu Kaya, Yang Penting Mau Berusaha

NikahBlog.Net. Kak, Aku harus menunggu kamu mapan sampai kapan? Cepatlah berikan aku kepastian. Jangan biarkan aku menunggu dan berharap yang akhirnya akan menyakitkanku. Kak, Kita sudah sangat saling mengenal dan cukup untuk saling memahami. Tapi hal itu akan percuma jika kita tidak dipersatukan dalam ikatan pernikahan. Kak, Bersikaplah sebagai seorang pria yang tegas sebagaimana yang dulu telah membuatku luluh dan jatuh cinta, kali ini, tegaslah kepada arah tujuan hubungan ini.

Kak, Menikah tidak harus menunggu kaya terlebih dahulu, aku memahamimu atas semua keadaanmu. Akupun memahami bahwasannya pernikahan itu adalah menyatukan kamu dan aku, melakukan segala hal bersama. Kita akan berjuang bersama dengan apa yang kita cita-citakan disaat telah menikah nanti yakni menuju bahagia dunia dan akherat.
Aku yakinkan padamu kalau aku bukanlah wanita yang gila akan harta, Harta bukanlah segala-galanya bagiku, tidak semua kebahagiaan bisa dibeli dengan harta dan kekayaan karena ada sebagian yang akan kita usahakan dengan hati dan bukan dengan materi. Soal materi tak perlu kau risaukan, nanti kita akan usahakan bersama-sama Kak.

Kak, Menikah tidak harus menunggu Kaya, asalkan kamu mau bekerja dan berusaha maka kamu sudah pantas menjadi imamku. Kamu tidak akan sendirian menanggung bebanmu, ketahuilah, aku tidak akan rela membiarkanmu susah payah sendirian berjuang untuk keluarga dan anak-anak kita meski semuanya adalah tanggung jawabmu.

Tugaskupun sebagai istri tidaklah mudah, aku harus menjaga rumah dan keluarga kecilku, mendidik anak-anakku yang nantinya akan membawa nama baik keluarga kita, mendidiknya agar menjadi anak-anak yang solehah, anak-anak yang bisa dibanggakan, anak-anak yang berjuang untuk agama, orang tua dan negaranya. Mari kak, jangan tunggu lama lagi, mari kita satukan niat kita dalam ikatan pernikahan yang suci.

Cepatlah temui kedua orang tuaku dan mintalah restu mereka agar kita bisa bersama, jangan biarkan aku menunggu terlalu lama, karena aku yakin kamu adalah imamku yang tegas dan bertanggung jawab.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel