Loading...

Biaya, Tata Cara dan Persyaratan Nikah dari KUA

NikahBlog.Net. Biaya, Tata Cara dan Persyaratan Nikah di KUA. Apakah sobat berencana untuk menikah dalam waktu-waktu dekat ini?? Jika iya maka sebaiknya menyimak artikel kami kali ini. Yupz, artikel ini akan memberikan informasi secara jelas menengai syarat dan tata cara mengajukan pernikahan ke KUA, begitu juga dengan rincian biaya yang harus sobat bayar nantinya.

Sebenarnya mengurus persyaratan nikah sangatlah mudah jika sobat memiliki kelengkapan data dan administrasi yang diminta pemerintah dalam hal ini kelengkapan berkas syarat nikahnya. Saya sendiri menikah tahun 2015 lalu atau baru setahun sehingga masih ingat betul proses yang harus kami jalani dari mulai mengumpulkan persyaratan, berkas-berkas hingga daftar di KUA. Apalagi kebetulan saya memiliki kerabat yang bekerja di kantor Desa, juga bekerja sebagai kepala KUA sehingga tak ada satupun kendala yang berarti, semuanya bisa dilaksanakan dengan lancar.

Tapi ini bukanlah nepotisme karena banyak kerabat yang bekerja di instansi terkait, nyatanya semuanya memang cukup mudah dijalankan. Nah untuk lebih jelasnya silahkan simak perjalanan kami dalam mengurus nikah di KUA.
Biaya tata cara dan persyaratan nikah di KUA

Biaya, Tata cara dan Persyaratan Nikah di KUA

Sebelum kita mendaftar pernikahan ke KUA pastikan semua berkas-berkas sudah terkumpul terlebih dahulu mencakup surat pengantar dari RT atau RW kemudian surat pengantar dari Desa yakni surat N1-N4. Selama proses tersebut sebenarnya tidak dikenakan biaya namun semua tergantung anda apakah akan memberi atau tidak.

Yupz, paling kasih aja pak RT sebungkus rokok sebagai tanda terimakasih sudah cukup ko karena dari Pak RT juga tidak meminta uang atau tarif (Enaknya di kampung). Nantinya surat pengantar tersebut sobat bawa ke kantor Desa (Kelurahan) untuk mendapatkan lembar N1-N4. Lagi-lagi di kantor Desa juga tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

Nah, sobat langsung menuju ke kantor desa untuk mendapatkan Blangko N1-N4 dan isikan data-data yang diminta. Lengkapi persyaratan lainnya seperti berkas foto copy KTP kedua belah pihak, foto copy Kartu Keluarga (KK), foto copy ijazah terakhir,  Akte Kelahiran, Pas Foto 2x3 dan 3x4, biasanya warna merah jika sobat lahir ditanggal yang ganjil, dan warna biru jika lahir ditanggal genap. tapi ini optional saja, pilih foto terbaik yang dimiliki, yang rapi karena nanti akan dipasang di surat nikah.

Jika berkas-berkas tersebut sudah lengkap maka selanjutnya menuju kantor KUA untuk mendaftarkan pernikahan sobat. Usahakan mendaftar pernikahan ke KUA hendaknya harus sudah beres 10 hari sebelum hari H pernikahan, hal ini agar buku nikah sudah jadi pada saat sobat melakukan ijab kabul dan bisa langsung diberikan. Pembuatan buku nikah memang memakan waktu yang cukup lama karena dibuat langsung dari pusat yakni Departemen Agama.

Setelah daftar, maka sobat akan diberi kuitansi untuk pembayaran biasa pernikahan, pembayaran harus dilakukan melalui transfer BANK BRI sejumlah Rp.600.000. Struk bukti transfer nantinya sobat bawa pulang dan selembar dikasih ke kantor KUA dimana sobat mendaftar.
Persyaratan Nikah di KUA
Usahakan pendaftaran Nikah di KUA harus selesai 10 hari sebelum waktu pernikahan agar surat nikah selesai dibuat dan diberikan pada saat ijab kabul atau hari H pernikahan.
Biaya Pernikahan di KUA

Selama yang pernah saya alami biaya mengurus pernikahan di KUA memang hanya Rp.600.000 itupun di transfer ke BRI kementerian Agama RI. Selebihnya memang tidak dikenakan biaya. Kemudian apakah sobat akan melangsungkan akan nikah di kantor KUA atau dirumah?? Jika di kantor KUA dalam dalam jam kerja maka tidak dikenakan biaya tambahan lagi alias gratis, kecuali jika pernikahan diluar kantor KUA maka anda harus membayar lebih, itupun setahu saya tidak ada tarif pastinya karena waktu kami menikah yang menjadi penghulu adalah Paman saya sekaligus kepala KUA, kalau bayar membayar dibelakang memang tidak kami ketahui, tapi untuk jaga-jaga kabarnya biaya nikah dirumah adalah Rp.600.000 sesuai dengan Peraturan Pemerintah baru yaitu PP No 48 Tahun 2014 yang mengganti PP Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang isinya:
  1. Bila proses nikah dilakukan di kantor KUA pada jam kerja kantor maka biayanya yaitu Rp0 alias gratis.
  2. Namun bila proses nikah dilakukan di luar kantor KUA atau di KUA tapi di luar jam kerja maka dikenakan biaya administratif sebesar Rp600.000,-.
Jadi untuk jaga-jaga sebaiknya sobat menyiapkan uang tambahan sebesar jumlah tersebut. Tapi setahu saya memang tidak ada biaya pasti hanya sebagai tanda terima kasih saja ke pak penghulu karena sudah menikahkan kami, jadi membayar sewajarnya saja.

Kesimpulan

Agar lebuh jelasnya tentang tata cara dan proses pengajuan nikah ke KUA adalah sebagai berikut:
  • Minta surat pengantar dari RT atau RW
  • Langsung ke kantor Desa dan minta Blangko N1-N4
  • Langsung ke kantor KUA dengan menyerahkan berkas-berkas yang diminta seperti blangko N1-N4, Fotocopy KTP, KK, Ijazah trakhir, Akte Kelahiran, pas foto.
  • Lakukan pembayaran Rp.600.000 melalui transfer BANK BRI
  • Serahkan bukti transfer ke kantor KUA tadi
  • Selesai, tinggal nunggu hari H untuk ijab kabul.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel