Loading...

Daftar Barang Seserahan yang Harus dibawa Oleh Pengantin Pria Saat Pernikahan

Daftar Barang Seserahan yang Harus dibawa Oleh Pengantin Pria Saat Pernikahan. Seminggu sebelum hari pelaksanaan upacara pernikahan, calon pengantin pria akan mengajak calon pengantin wanita untuk menentukan dan belanja berbagai barang sebagai isi dari hantaran atau seserahan. Awalnya barang yang diberikan adalah pilihan dari keluarga dan calon mempelai pria saja, tapi supaya barang yang diberikan lebih manfaat dan calon mempelai wanita suka, seminggu sebelum hari H calon mempelai wanita diajak untuk memilih barang yang dia sukai.

Seserahan ini memang tidak wajib seperti mahar, tapi seserahan atau hantaran sudah menjadi adat dan kebiasaan dalam setiap upacara pernikahan.

Seserahan atau disebut juga hantaran merupakan simbol bahwa pengantin pria sudah siap dan sanggup atas kebutuhan istrinya kelak, oleh karena itu banyak diantaranya isi seserahan berupa kebutuhan wajib seperti pakaian dan makanan. Seserahan dilakukan saat mempelai pria datang menuju rumah atau tempat upacara pernikahan lalu akan diserahkan kepada mempelai wanita.
barang seserahan yang wajib dibawa calon pengantin pria
Ada beberapa barang hantaran yang wajib diberikan oleh calon mempelai pria saat upacara pernikahan akan berlangsung. Barang ini jangan sampai dilewatkan karena memiliki makna tersendiri dibaliknya. Berikut barang seserahan yang wajib dibawa oleh pengantin pria saat pernikahan dan makna yang terkandung di dalamnya.

1. Mahar

Mahar adalah barang wajib yang harus dibawa oleh mempelai pria sebagai tanda bahwa sudah dibelinya cinta suci pengantin wanita dan sebagai penghormatan atas ketersediaannya pengantin wanita untuk menikah. Mahar juga merupakan salah satu syarat wajib dalam pernikahan. Dalam Al-Quran Surah An-Nisa ayat 4 Allah berfirman :
hadis quran tentang mahar
"Berikanlah mas kawin (mahar) pada wanita yang kamu nikahi sebagai sebuah pemberian dengan penuh kerelaan...."
Jadi mahar ini adalah seserahan utama yang harus ada dan wajib dibawa.

2. Pakaian

Pakaian adalah kebutuhan pokok bagi semua orang termasuk calon istri anda. Pakaian yang anda berikan adalah pakaian pilihan calon istri anda sendiri, atau jika anda memilih sendiri, pilihlah pakaian yang paling baik dan kira-kira calon istri anda menyukainya.

Pakaian bukan hanya sebatas baju saja, tapi meliputi baju, pakaian dalam, celana, atasan, kerudung, dan lain sebagainya. Adapun makna yang terkandung dari hantaran pakaian ini adalah kedua mempelai harus bisa menjaga kesakralan dan rahasia dari hubungan pernikahan mereka. Mereka harus bisa menjaganya sampai akhir hayat. Jangan sampai antara suami dan istri mengumbar aib masing-masing.

3. Alat Kecantikan dan Make-Up

Wanita tak pernah lepas dari merawat dan mempercantik diri. Setelah menikah kecantikannya hanya untuk suaminya saja, oleh karena itu calon pengantin pria wajib memberikan alat kecantikan dan make-up agar calon istrinya nanti bisa merias diri untuk suami.

Berbagai alat kecantikan dan make-up yang dibutuhkan setiap wanita berbeda-beda, anda bisa menanyakannya dan memilih sendiri alat kecantikan dan make-up mana yang akan dipakai. Selain make-up alat kecantikan juga termasuk aksesoris yang biasa wanita pakai, seperti tas, sepatu, dan sebagainya. Tapi barang yang dibeli jangan sampai membebani anda sendiri.

Makna yang terkandung dari isi hantaran atau seserahan ini adalah saat sudah menjadi suami kelak, anda bisa menjaga kecantikan dan penampilan istri dengan cara anda selalu menyediakan keperluannya.

4. Perhiasan

Selain mahar yang berupa perhiasan, perhiasan lainnya harus anda bawa, seperti gelang, anting, kalung atau lainnya. Anda bisa memberikannya berupa perhiasan dari logam mulia. Maknanya diharapkan calon mempelai wanita nantinya tidak mengecewakan suami atas kerja keras yang dilakukannya. Suami bekerja keras adalah hanya untuk istri dan keluarga.

5. Uang

Uang biasanya menjadi simbolis nafkah yang akan diberikan suami kepada istrinya. Uang bisa diberikan saat seserahan dengan menghiasnya atau sebelum upacara pernikahan sebagai biaya untuk acara tersebut. Biasanya pihak calon pria akan menanyakan berapa uang atau biaya yang harus diberikan untuk acara pernikahan. Tapi ada juga uang yang diberikan khusus untuk seserahan saja dan biaya pernikahan beda lagi.

6. Makanan Tradisional dan Buah

Seperti adat Betawi, saat seserahan calon pengantin pria wajib membawa makanan khas tradisional yaitu roti buaya. Ada pula di daerah jawa biasnaya makanan khas yang dibawa adalah kue yang lengket dan basah. Maing-maisng makanan yang dibawa memiliki makna berbeda-beda. Makna dari seserahan makanan lengket adalah diharapkan hubungan pernikahan ini semakin lengket dan harmonis.

Selain makanan tradisional yang harus dibawa saat seserahan, buah-buahan juga wajib dibawa oleh calon pengantin pria. Seperti buah pisang, anggur, mangga, dan lain-lain. Makna dari hantaran buah ini adalah diharapkan suami istri yang baru menikah ini memiliki keturunan yang banyak dan baik serta kedepannya bisa bermanfaat bagi semua orang.

7. Daun Sirih

Memang agak aneh kenapa daun sirih ini selalu ada dalam isian hantaran atau seserahan. Ternyata pemberian daun sirih oleh calon pengantin pria memiliki makna kesatuan hati. Diharapkan setelah menikah kedua pasangan selalu memiliki rasa cinta dan kasih sayang sampai ajal memisahkan. Mungkin alasan ini muncul karena daun sirih memiliki bentuk seperti hati.

Daftar barang seserahan di atas wajib dibawa oleh pengantin pria saat menikah, selain sudha menjadi adat istiadat ternyata ada makna yang terkandung di dalamnya. Selain 7 barang di atas, anda juga bisa menambahkan yang lainnya juga untuk keperluan dan kebutuhan sang calon istri.

Demikian informasi yang disampaikan, semoga bermanfaat dan acara pernikahannya lancar dan selamat. Insyaallah Allah merahmati niat yang baik. Aamiin.

Iklan Atas Artikel

Loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel